English
English
Vietnam
Thailand

Kyle Walker menegaskan bahwa ia ingin mengakhiri karier sepak bolanya “dengan cara sendiri” dan belum siap gantung sepatu, sambil menyimpan impian untuk kembali ke klub masa kecilnya, Sheffield United. Setelah memutuskan pensiun dari timnas Inggris dengan 96 caps, Walker tetap ingin melanjutkan kiprah di level klub, menunjukkan bahwa semangatnya untuk bermain masih kuat meski usianya telah mencapai 35 tahun.
Bek kanan Burnley itu mengaku bahwa kondisi fisiknya mulai menuntut lebih banyak waktu pemulihan, namun mental dan motivasinya tetap tinggi. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan karier sepak bola sebelum tubuhnya tidak mampu lagi, sambil mempertahankan rasa hormat pada diri sendiri. Bagi Walker, sepak bola adalah bagian besar dari hidupnya sejak kecil, dan keputusan pensiun harus datang dari dirinya sendiri, bukan karena tekanan dari luar.
Impian untuk kembali ke Sheffield United menjadi salah satu motivasi besar bagi Walker. Ia memulai kariernya di klub tersebut sejak usia enam tahun dan meninggalkan klub pada usia 19 tahun. Kenangan indah dan ikatan emosional dengan klub membuatnya berharap suatu hari bisa bermain lagi untuk tim yang membentuk awal perjalanan profesionalnya, meski ia tidak mengetahui kapan kesempatan itu akan datang atau apakah klub akan menginginkannya.
Selain itu, Walker juga berbagi pengalaman pahit dan berharga selama di Manchester City, termasuk saat ia dicoret dari starting line-up di final Liga Champions 2023. Meskipun tidak dimainkan, ia diminta memberikan pidato motivasi di ruang ganti sebelum pertandingan, yang menunjukkan peran pentingnya dalam tim secara non-teknis. Momen ini tetap menjadi pengalaman berharga bagi Walker, menegaskan betapa sepak bola telah menjadi bagian mendalam dari hidup dan ambisinya hingga saat ini.