English
English
Vietnam
Thailand

Arsenal akhirnya memastikan diri menjadi juara Premier League 2025/2026 setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat menghadapi Bournemouth. Hasil imbang 1-1 di Vitality Stadium membuat persaingan gelar resmi berakhir dan memastikan The Gunners kembali merajai Liga Inggris. Kepastian itu disambut meriah oleh para pendukung Arsenal yang sudah menanti gelar liga sejak musim 2003/2004. Sebelumnya, tim asuhan Mikel Arteta lebih dulu menjalankan tugas mereka dengan meraih kemenangan tipis atas Burnley, sehingga hanya tinggal menunggu hasil dari pertandingan Manchester City.
Kesuksesan Arsenal musim ini terasa sangat emosional karena mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi kampiun Inggris. Gelar ini juga menjadi trofi liga ke-14 sepanjang sejarah klub dan semakin mempertegas kebangkitan Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Arteta dinilai berhasil membangun tim secara perlahan dengan fondasi permainan yang solid, kedalaman skuad yang merata, serta pertahanan yang jauh lebih disiplin dibanding musim-musim sebelumnya. Arsenal tampil konsisten sepanjang musim dan mampu menjaga performa stabil saat rival-rival mereka kehilangan poin penting.
Tidak hanya sukses merebut gelar, Arsenal juga berada di ambang pencapaian luar biasa yang belum pernah terjadi sejak Premier League dimulai pada 1992. Hingga pekan ke-37, Arsenal belum menerima satu pun kartu merah dan belum sekalipun menghadiahkan penalti kepada lawan. Rekor disiplin seperti ini menjadi sesuatu yang sangat langka di kompetisi dengan intensitas tinggi seperti Liga Inggris. Catatan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam gaya bermain Arsenal yang kini lebih tenang, terorganisir, dan mampu menjaga emosi di tengah tekanan pertandingan.
Perkembangan Arsenal di bawah Arteta terlihat sangat signifikan jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Pada musim 2024/2025, Arsenal masih beberapa kali kehilangan kendali permainan hingga menerima banyak kartu merah dan kebobolan penalti. Kini, mereka justru tampil sebagai tim yang matang secara taktik maupun mental. Kombinasi lini pertahanan yang kokoh, efektivitas bola mati, dan kemampuan mengontrol jalannya pertandingan menjadi kunci keberhasilan Arsenal musim ini. Jika mampu mempertahankan rekor disiplin tersebut hingga akhir kompetisi, Arsenal tidak hanya dikenang sebagai juara, tetapi juga sebagai tim yang menciptakan sejarah baru di Premier League.