English
English
Vietnam
Thailand

Federico Dimarco menjalani musim luar biasa bersama Inter Milan dan berhasil meraih gelar pemain terbaik Serie A 2025/2026. Performa konsistennya sepanjang musim menjadi kunci penting dalam keberhasilan Inter menjuarai liga, sekaligus menegaskan perannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di kompetisi musim ini. Sebagai bek sayap, Dimarco tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga sangat produktif dalam membantu serangan tim.
Kontribusi ofensif Dimarco menjadi sorotan utama dengan torehan enam gol dan 18 assist, angka yang menjadikannya pencetak assist terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah Serie A. Catatan tersebut sekaligus menunjukkan betapa besarnya peran dia dalam membangun serangan Inter, dengan total keterlibatan langsung dalam 24 gol tim. Keunggulan teknis kaki kirinya juga dianggap sebagai senjata utama yang membuatnya berbeda dari pemain lain di posisinya.
Keberhasilan Dimarco turut melengkapi dominasi Inter Milan dalam penghargaan individu musim ini. Selain dirinya, Lautaro Martínez juga meraih penghargaan sebagai penyerang terbaik, sementara pelatih Cristian Chivu resmi sebagai pelatih terbaik setelah membawa Inter meraih gelar di musim debutnya. Inter bahkan berhasil menutup musim dengan tambahan trofi Coppa Italia, menjadikan 2025/2026 sebagai salah satu musim paling sukses dalam sejarah klub.
Penghargaan individu Serie A juga tersebar ke pemain lain yang tampil impresif sepanjang musim. Mile Svilar menjadi kiper terbaik berkat performa solidnya bersama AS Roma, sementara Marco Palestra meraih gelar bek terbaik setelah tampil gemilang bersama Cagliari. Di lini tengah, Nico Paz menjadi sebagai gelandang terbaik, sedangkan Kenan Yildiz menyabet penghargaan Rising Star yang menegaskan potensinya sebagai bintang masa depan.